Otomotif

Perbedaan Bus Indonesia Vs Brazil

PERBEDAAN Bus Indonesia vs Brazil yang belum banyak diketahui. Negara Brazil cukup memercayakan gaya transportasi bus di negaranya. Manalagi, di Brazil jarang-jarang ditemui trayek buat kereta, cuman di sejumlah kota besar yang memilikinya. Sedang di Indonesia gaya transportasi lebih mempunyai banyak opsi seperti bus, pesawat, kereta, sampai travel.

Apa saja ketidakcocokan Bus Indonesia vs Brazil? Berikut ini pembahasan Okezone seperti dkutip dari Youtube Taufik RS.

1. Transportasi Bus

Bus jadi transportasi amat banyak atau barangkali hanya satu opsi yang digunakan buat perjalanan jauh. Manalagi, opsi perjalanan jauh lainnya cuman dapat ditempuh memakai pesawat dengan ongkos yang tentunya lebih mahal. Sampai, jumlah bus antara kota di Brazil sama dengan jumlah bus di seluruhnya lokasi Eropa.

Sedang di Indoensia, barangkali orang lebih sukai meniti perjalanan jauh memakai pesawat buat mengirit waktu. Tapi, bus jadi transportasi pujaan dikarenakan sekarang perusahaan otobus menyiapkan beberapa kelas yang bikin penumpang makin nyaman waktu berpergian.

2. Trayek Perjalanan

Brazil dinobatkan menjadi negara dengan rekor trayek paling jauh di dunia. Manalagi, Brazil adalah negara dengan warga paling banyak di Amerika Selatan dengan mempunyai 213,99 juta jiwa di 2021. Sementara itu, perusahaan otobus yang menggenggam trayek paling jauh ialah Perusahaan Transporasi Expreso International Ormeno. Ormeno layani perjalanan dari Rio de Janeiro ke Peru yang meniti 6035 km atau sama dengan dengan 5-6 hari perjalanan.

Walau mempunyai jarak berlainan, waktu menempuh keduanya nyaris serupa dikarenakan situasi jalanan di Indonesia. Manalagi, infrastuktur di Indonesia memanglah belum rata, kecuali itu ada jalan yang melintasi buki, jalan naik turun, macet dan masih banyak kembali.

3. Bus Quad Axle

Brazil lebih banyak memakai model Bus Quad Axle yang berasal dari beberapa brand. Berlainan dengan Indonesia yang belum memperbolehkan bus itu bekerja. Melihat dari ketentuan pemerintahan Nomor 33 tahun 2022, pasal 5 ayat 3 yang mengatakan jika sejumlah kriteria ialah berat bus penting 16-24 ton, panjang 12-23,5 mtr., lebar 2,5 mtr., dan tinggi 4,2 mtr..

Serangkan Bus Quad Axle diketahui mempunyai panjang 15 mtr.. Maka, jalan di Indonesia masih kurang memberi dukungan buat model itu. Lebih jalanan di Indonesia memanglah naik turun, bergelombang, masih banyak kembali. Tapi, mulai banyaknya pembangunan jalan tol buka kemungkinan bus model Quad Axle buat bekerja di Indonesia.

4. Karoseri

Sama halnya dengan negara Indonesia, negara Brazil memiliki sejumlah karoseri pembikin body bus yang populer di dunia. Marcopolo jadi salah satu perusahaan yang cukup populer dan tak asing kembali. Diketahui, Marcopolo merupakan produsen dari Brasil yang didirikan di 6 Agustus 1949. Perusahaan ini menghasilkan body buat beberapa jenis bus, seperti bus kecil, antara kota, dan pariwisata.

Tak jauh berlainan, Indonesia memiliiki sejumlah karoseri terpilih dalam menghasilkan body bus, seperti Adiputra, Ibarat, Tentrem, dan masih banyak kembali. Tapi, umumnya karoseri itu market pasarnya merupakan bus lokal atau dalam negeri. Cuma karoseri Ibarat yang mengekspor ke luar negeri, seperti Negara Bagladesh, Fiji, dan Timur Leste.

5. Kecepatan Bus

Tak komplet rasanya tanpa ada membicarakan bab kecepatan. Walau Brazil mempunyai trayek yang cukup jauh, mereka terus melesat dengan kecepatan tinggi dikarenakan jalanannya yang sepi dan bagus. Tapi, mereka terus mempunyai sejumlah titik zone nyaman yang dipasangi tehnologi buat mengatur kecepatan bus seputar 20-60 km/jam untuk kurangi resiko kecelakaan, khususnya di kota besar. Tehnologi itu sampai dapat dibuktikan kurangi angka kecelakaan sampai 50%.

Hal itu pastinya jauh berlainan dengan Indonesia yang masih dikenal mempunyai pengemudi bus yang tak ragu buat mencapai gas. Sampai seringkali masih kelihatan sejumlah bus yang coba sama sama salip buat hingga sampai ke arah tanpa ada mempedulikan situasi jalanan.

Kontent di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Wartawan Okezone.com tak ikut serta dalam materi conten ini.

Back to top button