Travel

Genjot Kunjungan Wisatawan, Aceh Utara Kembangkan Wisata Pantai dengan Konsep Islami

PEMERINTAH Kabupaten Aceh Utara meningkatkan rekreasi pantai manfaat tingkatkan lawatan turis ke kabupaten di pesisir timur Propinsi Aceh itu.

Kepala Area Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Aceh Utara Umar Ali menjelaskan kalau daerahnya mempunyai beberapa pantai yang sekarang ramai dikunjungi.

 BACA JUGA:5 Pantai Elok Terselip di Jawa Timur, Sesuai Buat Healing

“Ada sejumlah destinasi wisata pantai yang dikembangkan, di antaranya Pantai Bantayan di Kecamatan Seunudon yang kini semakin diminati wisatawan,” kata Umar Ali di Aceh Utara seperti dilansir dari ANTARA, Selasa (31/1/2023).

 

Menurut Umar Ali, tujuan rekreasi pantai itu dikembangkan dengan prinsip Islami. Dengan prinsip islami ini, citra rekreasi pantai yang waktu ini berkesan negatif dapat dihilangkan.

 BACA JUGA:Pantai Jerman Spot Terunggul Nikmati Sunset di Bali dengan Patung Dewa yang Iconic

Umar Ali menjelaskan peningkatan pariwisata mempunyai tujuan tumbuhkan ekonomi warga. Bidang pariwisata memberinya imbas banyak kepada ekonomi warga.

“Dengan berkembang pariwisata, maka hampir semua aktivitas ekonomi masyarakat bisa menggeliat. Dari pariwisata bisa lahir pedagang kecil, penginapan, transportasi, kuliner, dan lainnya,” katanya.

Kecuali rekreasi pantai, kata Umar Ali, Pemkab Aceh Utara pula meningkatkan agrowisata di lokasi pucuk Gunung Salak. Apa lagi pucuk Gunung Salak lebih ramai dikunjungi.

“Kami berharap dengan pengembangan ini akan semakin banyak wisatawan berkunjung ke Kabupaten Aceh Utara. Serta menjadikan Kabupaten Aceh Utara sebagai destinasi pariwisata andalan di Provinsi Aceh,” katanya.

 Ilustrasi

Berkaitan angka lawatan turis ke Kabupaten Aceh Utara, Umar Ali menjelaskan terdaftar 665.016 orang bertandang sejauh 2022. Sekitar 114.821 orang di antaranya bertandang ke Pantai Bantayan.

“Saat ini, kami juga sedang menyusun rancangan qanun atau peraturan daerah yang mendukung pengembangan pariwisata. Peraturan itu nantinya menjadi rencana induk pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Aceh Utara,” kata Umar Ali.

Back to top button